Tampilkan postingan dengan label point of view. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label point of view. Tampilkan semua postingan

"Paspor Republik Indonesia"

Senin, 29 Februari 2016
Hai....
Karena beberapa rekan bertanya ke saya mengenai pembuatan paspor, ada sedikit informasi yang bisa saya ceritakan.


Buku hijau yang satu ini mutlak diperlukan saat kamu akan bepergian ke luar negeri.
Jika belum memiliki paspor, kamu bisa membuatnya di kantor imigrasi (kanim) di kota kamu.
Dokumen yang harus dilampirkan saat pembuatan paspor baru, antara lain:
*Kartu tanda penduduk (KTP) yang sah dan masih berlaku atau resi permohonan kartu tanda penduduk;
*Kartu keluarga;
*Akte kelahiran, akta perkawinan/buku nikah/ijazah/surat baptis;
*Surat keterangan bekerja dari perusahaan bagi yang bekerja.

Bagi yang sudah memiliki paspor, cek kembali masa berlaku paspor. Untuk perjalanan ke Eropa, rata-rata minimal masa berlaku adalah enam bulan sebelum masa berlaku habis. Syarat untuk penggantian paspor lama sama seperti pengurusan baru, hanya saja kamu perlu melampirkan paspor lama.

Kamu bisa mengajukan permohonan secara manual, yaitu menyerahkan berkas, meninggalkannya selama sekitar dua hari, kemudian datang lagi untuk pembayaran, foto, dan wawancara, baru kemudian kembali lagi untuk mengambil kembali  mengambil paspor yang sudah jadi beberapa hari kemudian. Jadi kamu bisa bolak balik tiga kali untuk membuat atau memperpanjang paspor.

Untuk menghemat waktu, kamu bisa mengajukan pembuatan paspor secara online melalui situs resmi kantor imigrasi: www.imigrasi.co.id Di sini kamu bisa mengisi formulir secara online, men-scan dokumen yang diperlukan, kemudian memilih lokasi kantor dimana kamu akan mengajukan permohonan dan tanggal yang kamu inginkan untuk datang ke Kanim bersangkutan. Nantinya, kamu akan mendapatkan surat bukti permohonan aplikasi yang kemudian di-print.

Setelah itu, kamu tinggal datang ke Kanim bersangkutan dengan membawa surat bukti permohonan, dokumen asli, dan fotokopinya seperti yang sudah disyaratkan. Siapkan juga biaya pembuatan paspor (biasa, 48 halaman) yaitu sebesar Rp, 300.000,- atau recheck ke biaya bikin paspor
Sebelum menyerahkan berkas (di loket khusus online), kamu juga diharuskan mengisi formulir pengajuan paspor baru atau penggantian paspor lama di kantor imigrasi yang kemudian dimasukkan ke dalam map warna tertentu bergantung kanim bersangkutan. Untuk kanim Jakarta Selatan, misalnya, map berwarna kuning, sedangkan kanim Jakarta Barat memakai map biru muda.

Pihak imigrasi biasanya memiliki loket tersendiri untuk layanan aplikasi online dan biasanya antreannya tidak seramai atau sepanjang yang memakai jalur manual. Nantinya, kamu tinggal menyerahkan berkas dan mengambil antrean untuk pembayaran,foto, dan wawancara. Paspor kamu akan siap diambil sekitar empat atau lima hari kerja.

TIPs :
*Perpanjang paspor bisa dilakukan sekitar enam bulan sebelum masa berlaku habis.
*Hindari menggunakan jasa calo. Selain mahal (berdasarkan cerita beberapa orang dan hasil pengamatan pribadi, calo meminta imbalan mulai Rp, 700.000,-), juga beresiko karena "nya-wa"kamu atau dalam arti dokumen-dokumen kamu berada ditangan orang lain. Banyak orang menggunakan jasa calo karena "malas" mengurus paspor atau bahkan waktu yang mepet untuk pengurusan paspor melalui cara manual. Sebagai antisipasi, sebaiknya jika kamu berniat bepergian ke luar negeri, uruslah paspor jauh-jauh hari sebelum tanggal keberangkatan agar kamu tidak kelabakan.
*Pastikan semua dokumen kamu lengkap. Semua dokumen juga harus difotokopi di atas kertas A4. Untuk fotokopi KTP dan paspor lama (yang berukuran lebih kecil dari A4) kamu tidak perlu mengguntingnya. Jika tidak memenuhi ketentuan, kamu akan diminta fotokopi ulang dan ini berarti makin lama pula waktu kamu mengurus paspor. Di kanim biasanya tersedia tempat fotokopi, tetapi harga perlembarnya jauh lebih mahal dibandingkan tempat fotokopi di luar kanim.
*Jika ingin membuat atau memperpanjang paspor secara online, cek apakah kanim yang kamu tuju menyediakan service tersebut. Hal ini bisa terlihat di halaman terakhir formulir. Misalnya, saya pernah mencoba memasukkan kanim Jakarta Barat, tetapi ternyata "ditolak" dan saya tidak bisa memilih tanggal yang saya inginkan karena ternyata saat saya kesana, layanan ini memang sedang tidak diaktifkan.
*Kanim besar, seperti Jakarta Selatan, memiliki kuota (batas antrean pemohon yang diterima pada hari itu). Misalnya, kuota untuk pemohon online sebanyak 50 dan manual sebanyak 300. Meskipun loket dibuka pukul 08.00, pemohon rata-rata sudah datang mengantre sekitar 1-1,5 jam sebelumnya, bahkan ada yang 2 jam sebelumnya demi mendapat antrean pertama. Karena itu, kamu sebaiknya memilih kanim yang agak sepi peminat, seperti Jakarta Timur atau Jakarta Barat.
*Meskipun memiliki embel-embel online, sistem ini ternyata tak sepenuhnya online karena pada prinsipnya masih manual. Memang, jika memasukkan data secara online, kamu tidak perlu menunggu dua hari untuk kembali lagi seperti pada pembuatan paspor manual. Kamu pun jika beruntung kebagian kuota antre foto dan wawancara, bisa melakukannya dihari itu juga. Namun, awal sebelum penyerahan berkas, kamu tetap diminta mengisi (dengan pena hitam) selembar formulir berisi data-data pribadi yang persis sama dengan yang kamu isi secara online. Nah!
*Meskipun pemohon online memiliki loket tersendiri, tetapi loket itu hanya untuk penyerahan dan verifikasi berkas. Sedangkan untuk pembayaran, foto, dan wawancara, antrean pemohon online tetap sama dengan pemohon manual.
*Mulai pertengahan januari 2013, kanim Jakarta Barat dan Jakarta Pusat mengadakan uji coba one day service alias layanan pembuatan paspor dalam satu hari. Layanan ini hanya untuk pemohon yang memperpanjang paspor. Catatan lain, paspor lama adalah paspor yang dibuat minimal tahun 2008. Jadi, para pemegang paspor yang dibuat sebelum 2008, tidak bisa menggunakan fasilitas ini dan harus melalui layanan manual.
*Untuk foto, pakailah baju berkerah dan hindari memakai kemeja putih (karena latar belakang paspor kamu adalah putih/krem). Kamu juga diminta melepas kacamata dan bagi pria dilarang menggunakan anting. Dahi dan telinga juga harus terlihat. Nantinya petugas akan mengarahkan kamu saat sesi foto ini.
*Pertanyaan wawancara seputar mengapa kamu ingin membuat paspor.
*Siapkan fisik kamu jika berniat memperbarui paspor seharian (one day service). Sebaiknya bawa bekal makanan dari rumah, seperti makanan kecil, minuman, dan bahkan makan siang. Selain kamu harus menunggu antrean, belum tentu di kanim bersangkutan memiliki kantin atau dekat dengan tempat makan. Siapkan juga mental kamu dalam menghadapi para petugas kanim atau para sesama pemohon paspor dengan sifat mereka yang berbeda-beda. Jangan segan menegur (dengan halus) pemohon yang menyela antrean kamu, jika kamu memang benar.
*Jika tidak terburu-buru mengurus paspor dan tidak keberatan bolak-balik ke kanim dibandingkan menunggu seharian, kamu sebaiknya mengurus paspor secara manual.
Semoga bermanfaat,
Have a good day :D

"Keperawanan Budaya Dalam Tenggat Waktu yang Diperjakakan Umur"

Minggu, 30 Agustus 2015

Masa transisi dengan literatur yang sama. Pergeseran budaya sudah hampir selesai sepertinya, untuk wilayah kotakota besar. Termasuk Djogja.
Media cetak audio visual mempunyai pengaruh yang begitu terasa.
Contoh kasusnya sudah banyak, dari menghilangnya hal tabu di masyarakat, meningkatnya keberanian anak muda dalam mengambil resiko, makna keTuhanan yang menipis dalam persepsi per individu, dan lain sebagainya.
Hari ini (sudah dari berbulan lalu), baca koran, di Djogja, di Keraton, menceritakan adanya penghapusan gelar dan penggantian gelar kerajaan. Yang setahu saya, gelar tersebut turun temurun dari Hamengku Buwono I sampai dengan Hamengku Buwono X. Kalau hal tersebut adalah turunan, maka sudah menjadi suatu martabat bagi semua Rakyat Djogja. Pastilah muncul banyak pertanyaan "kenapa" dan rasanya saya tidak pantas untuk mengira-ira jawabannya. Sampai sekarang pun itu masih menjadi pertanyaan.
Akan tetapi, tidak semua perubahan di karenakan media. Masyarakat semakin cepet ngikuti perkembangan yang ada. MODERNISASI makin menjamur di setiap otak penghuni Djogja. Mau pinter diperbolehkan, tapi mbok ya budaya ne ojo ditinggal.  Jengkil rasane nek ndelok dapuranmu gae perkoro ngubah kabudayan! Jilak!
Saiki nak kekancan mending golek sek podo-podo nguri-uri budoyo. Lak yo penak to, iso bebarengan leh nglakoni urip, biso akur antarane budoyo lan kepinteranmu.

Ki yo, menowo ukoroku kurang bakoh gegoro aku gur iso mandeng polahmu. Hora ngerti leh mu urip sak tenane kepiye.
Wesyo lehku misuhi dapuranmu. Damai.

Bahas koran uwes semono wae, bahas polahmu yo semono wae.

Saiki aku meh curhat meneh.
Nak ndelok judule cen rodo abot, mbahas budoyo.
Semono ugo aku duwe prinsip lan cecitan tetep njunjung dhuwur budoyoku.
Aku wong ndeso, wong lugu, gampang di bodoni (ukoro iki koq podo karo film e mbak Hindra - Kacang dan Lanjaran), rapopo yo mbak. hehe
Pie kui jal?
Iso ora aku njunjung dhuwur budoyoku?
Pie carane ben aku ndeso (utekke kutho), lugu (wawasanne luas), lan ora gampang di bodoni?

gampang!!!!!!
Sekolah o!
Rampung to?!

Sekolah ora kudu nggo bukti (ijazah)
Sekolah iso lantaran konco, lantaran lingkungan, lantaran kepenginan ngerti sek gede.
Gede opo ne?
Gede anu ne pokokmen.

Sakjane wiwit awal ki meh nulis sek rodo berbobot, nang tengah dalan mood e berubah. Dadi remuk boso ne. Haha...
Suog!
hhAAAAASSSS!

Sek moco iki ngapunten loh.
Lak yo rapopo to misuh-misuh nggo boso daerahku?
iki kan bagian seko nguri-uri budoyo. Haha..

Wes ah, tak micek sikek!
Sugeng ndalu.

"pening"

Rabu, 15 Januari 2014


Hebat juga ya jadi anak pertama di keluarga, cowok pula. Hari ini beneran kerasa beratnya. Meski aku bukan anak pertama, situasi dan kondisi menyodorkan posisi itu. TARAAAAA!!! Aku pusing. __"
Agaknya pusingku sifatnya akumulatif dari kemarin. 
Si Om dan saudara jauh tetiba ngumpul, ngobrolin silsilah keluarga dari jaman buapaknya kakek buyut yang punya anak, anaknya punya anak lagi, dan punya anak lagi, dan punya anak lagi, lagi, lagi, lagi, lagi, dan nenekku lahir, dan ibukku lahir, dan gueh! Yang paling buyut, beliau lahir tanggal 6 Agustus 1717. 2006 kmrn di nobatkan sebagai pahlawan nasional. 
Kebayangkan harus nyebut berapa ratus nama? Dan title yang gak pernah kupahami artinya. 
Its ok, aku diem. Karena gak ngerti. Hhaha. 
Dan geonologinya sangat panjang. 

Hal lainnya adalah, mentok! Masuk labirin yang ternyata jalan yang kuambil jalan buntu! 
Buntu kalo maksain diri nyari jalan, yang bikin ak pening karna aku tetep kekeh n percaya bahwa jalan ini bisa di lewati...memang agak menguras energi. Demi mimpi!

Hal yang lain lagi, kopi ku stoknya menipis! Yang tersisa #nilam #kupang #jambi itu pun dikit. Aaak!!

Dan lain-lain. 
Bye!

"triks dan tips jitu pedekate do'i di musim penghujan"

Selasa, 29 Oktober 2013

Menimbang dan merasakan bahwa saat ini adalah musim penghujan. Pasti banyak hujan dan basah sah sah sah. .
Terlalu banyak basah menyebabkan kelembaban pedekate sama do'i menjadi agak terhambat.
Di musim penghujan tidak sekering musim panas. Musim hujan tidak seleluasa musim panas. Kecepatan menikung di musim penghujan juga tidak secepat dan segesit musim panas.

Untuk itu di hasilkan penetapan simbol untuk musim hujan adalah payung. Kodok dan kecebong.

Kenapa payung?
Karena payung mengandung nilai filosofis dan fungsional lebih daripada helm.
Kenapa kodok dan kecebong?
Karena bukan termasuk dalam kategori hewan sejenis kucing.

Jadi, untuk mensiasati pedekate di musim penghujan ini. Mari kita renungkan. Renuuuuuunnggg...

Pertama!
Hal pertama yang perlu di persiapkan adalah ganti Ban, kecuali lw ngapelnya pake kopter.
Ban. Merupakan kaki kendaraan. Inget! Musim hujan jalanan licin! Ganti ban lw dengan ban soft alias ban empuk. Disamping lebih aman saat nikung dalam keadaan basah, juga bakal bikin pergerakan lw lebih gesit.

Kedua!
Sering-seringlah ajak do'i maen kerumah nenek lw. Yakin, paling nikmat adalah soup bikinan nenek! Adem-adem nge-soup dan percayalah itu akan menjadi luarbiasa kalo makan bareng do'i. Bareng sama nenek juga pastinya..jangan lupakan nenek.

Hmmm..nenek gw udah seneng dan bahagia di surga. Tapi gak papa! Gw masih oke.

Ketiga!
Pelajari siklus hujan yang sedang terjadi.
Dengan begitu lw bakal ngerti kapan lw harus jalan romantis sama do'i.
Kalo mw kek di pelem-pelem juga boleh. Payungan bedua bareng do'i pake pespa..wiiiiiiiihhhh yoi abis tuh!

Keempat!
Jangan hujan-hujan alias nekad kalo lagi hujan gede! Yang ada masuk angin lw!

Kelima!
Bawain makanan basah kusus untuk do'i. Kalo pas hujan aja, kl gak pas hujan gak usah.

Keenam!
Buatlah do'i sehangat mungkin meskipun cuaca hujan dan dingin. Buat do'i ngerasa nyaman di samping lw walaupun hujan dan badai menerpa. Hhahaha.

Ketujuh!
Ciptakan nilai 100!!
apa itu?
Nilai sempurna!
Kalo lw lagi ujian ya belajar, pedekatenya tar bis ujian beres. Nah kasih tu nilai ke do'i. Nilai sempurna sebagai hadiah ke do'i. Kasih do'i hadiah nilai ketika hujan turun!!
Gw yakin banget, sumpah yakin. Do'i bakal kasih lw pertanyaan!
"maksud kamu kasih nilai ini apa ya?"
dan gw lebih yakin lagi, kalo si do'i bakal bingung sama lw.

Delapan!
sebagai cowo, lw harus selalu berpegang teguh sama prinsip.
UUD 45 dan Pancasila!

Sembilan!
Gw dapet kabar kalo pesawat delay. Its so owsom!

Sepuluh!
Prosentase sempurna dari seratus.
Sebuah angka yang selalu gw kejar waktu sekolah!
sebagai bagian dari pedekate dan musin hujan ... Gw laper dan pengen makan.

Keperkasaan cuaca menjadikan manusia antusias mempertanyakannya.
"kapan redanya?"
"pehliiiisssss gw belom makan...hujan berenti dooooonnggg!!!"

Nah itu tuh. Pertanyaan yang sering di munculin di bebe'em.
Riweuh!
Laper ya makan, Cing!
Hujan bisa pake payung, delivery order!
males keluar ya masak!

Lw nulis status juga kaga bakal kenyang!

Pdhl gw juga begitu. Wkwkwk..

"karna rasa tidak dapat dipaksa"

Selasa, 15 Oktober 2013

Kembali ke kehidupan semula. NORMAL! Seperti sedia kala, kala yang selalu berubah dan diperbaharui.

Malam, di sebuah kontrakan temen. Listriknya paska bayar, kebetulan kuotanya tinggal dikit, kami sedang menjerang air untuk seduhan dua cangkir kopi flores yang dibawakannya dari Kupang. Sembari menunggu air mendidih, dihidupkannya komputer dan tetiba mati listrik. Itu pertanda kuota tak cukup, salah satu dari kami menyuarakan kehebohannya karna gelap. Salah satu dari kami yang lain berkata "udeh biasa aja, dulu waktu gak ada listrik orang2 gak ada yang seheboh elu."
Dan yang otak gue tangkep, adalah gue harus biasa aja. Kaga usah lebay, situasi sebelum ada "elu" gue sehat-sehat aja, dan sekarang setelah "elu" cabut gue juga harus biasa aja.
Hal biasa dalam perubahan  dan pembaharuan. HAHA!
Btw tengkyu folks!
Lu bikin kalimat yang tanpa sadar bikin gue sadar.
Jadi, sebelum gue denger tu kalimat belum sadar dong?!! Ya udah, udah sadar. Cuma sekarang jadi tambah sadar cing!!
udah final lah sekarang mah!

Dua tahun setelahnya, tak satupun yang berhasil bikin tergumam dan menginspirasi.
Beberapa bulan kemarin, Salah satu sahabat kecil, dia tetiba kasih kenal temennya. Jomblo gitu, katanya. Maksudnya apaan neh? Ya nyomblangin lah.
Dengan hati terbuka gue trima tawarannya. Kenalan lah kita.., belum lama, belum ada sebulan. TAPI...perempuan yang satu ini, yang dikenalin ke gue, memang spesial pake telor. Beneran kaga bokis dah! Spesialnye buat gue aja.
Dia itu satu-satunya perempuan yang mampu bikin saraf otak gue mikir, dan meradang kadangkala. Dan anehnya gue tetep stay sama ni perempuan. Entah karna apa, tapi ya ngrasa yakin aja gitu. Bawaannya gue pengen ngayomin dia mulu (gombal part#1). Pengen ngejaga prasaannya (gombal part#2), selalu pengen share cerita ke dia (gombal part#3).
Ini baru dari sudut pandang subyektif.
Nah, dia gmn ke gue?
Kaga tau dah, ati orang sapa yang ngerti. Gue cuma pengen memberi, dan selalu memberi (gombal part#4).

Berangkat dari niat dan keseriusan, gue bakal terus berusaha (gombal part#5).
Belum-belum, kaya kemarin pas gue ikut tes di tempat kerjaan, percaya gak percaya,, dia yang ada di otak gue buat terus semangat n maju (gombal part#6).
Anjrit! Parah banget gue yak. HAHA!
Semoga dapet ridho Tuhan. Amin
Segini dulu dah. Kapan hari dilanjut lagi.
*gombal #1-#6 adalah gombal ketulusan.

"long life the King"

Selasa, 30 Juli 2013
Raja mungkin bisa menggerakkan rakyat.
Seorang ayah bisa akui seorang putra.
Tapi ingat, bahkan jika orang itu adalah raja atau orang berkuasa,
Jiwamu adalah tanggungjawabmu.

Saat berdiri dihadapan Tuhan, tak bisa bilang kau disuruh orang.
Atau bahwa perbuatan baik tak cocok pada saat hidup kita. Itu tidak cukup.

"because I have already wrote down'

Minggu, 28 Juli 2013
Sudah beberapa hari ini kurang merasa nyaman ketika memulai untuk tidur. Ada beberapa hal yang memang menjadi fokus akhir-akhir ini, topiknya sedikit menyangkut tentang fokus dari masa terdahulu. Padahal untuk sekarang sudah merasa nyaman dengan hidupku, dimana aku merasa nyaman tanpa adanya gangguan yang dahulu sangat teramat mengganggu gaya dan cara hidup.
Keberadaannya langka ditemuin, tapi sekalinya ketemu pasti ada cerita dibelakangnya. Sekali lagi ini bukan  matematika!!!!!!!!!